• 10 bulan yang lalu / Diinformasikan kepada Bapak/ibu guru/karyawan SMPN 1 Karangtengah demak, bahwa pada tanggal 20 Agustus 2020 adalah hari libur Nasional (tahun baru Hijrah 1442) dan tanggal 21 Agustus 2020 cuti bersama
  • 10 bulan yang lalu / hari jumat tanggal 21 Agustus 2020 cuti bersama

Kethoprak Sakar Budaya

Seni Kethoprak Sakar Budaya dari SMP Negeri 1 Karangtengah mengangkat cerita Saka Masjid Agung Demak. Kethoprak ini menceritakan bagaimana tiang Masjid Agung Demak di dapat. Dimulai dengan pencarian kayu jati di tengah hutan. Keanehan terjadi pada saat kayu jati di tebang. Kayu jatinya berpindah tempat atau lari. Untuk mengenang kejadian tersebut Sunan Kalijaga yang memimpin pencarian kayu menamai tempat tersebut dengan nama Jatingaleh.
Sekarang ini tempat tersebut menjadi sebuah kota yang sangat ramai yang masuk ke dalam wilayah KOta Semarang.
Kayu jati yang lari tersebut dikejar-kejar terus setelah bisa ditangkap kemudian kayu jati tersebut diikat dengan selendang.
Kayu jati yang sudah berhasil ditebang kemudian dihanyutkan ke suangai menuju Demak. Kejadian aneh berikutnya terjadi, kayu jati tersebut menyangkut pada tkungan sungai. Berkali-kali coba diangkat tetap saja tidak berhasil. Sunan Kalijaga kemudian bersemedi. Datanglah kera yang bersedia membantu Sunan Kalijaga menyelesaikan masalah tersebut tetapi dengan syarat kera tersebut meminta kelestarian tempat tersebut. Sunan Kalijaga kemudian menyangggupi syarat tersebut. Sunan Kalijaga mengizikan kera tersebut Mangreo (merawat) tempat tersebut.
Sampai saat ini hutan tempat tersebut masih dijaga kelestariannya. Tempat tersebut adalah Goa Kreo di kota Semarang. Sekarang sungai tersebut dibangun menjadi sebuah waduk dengan nama Waduk Jatibarang sedangkan goa dan hutan serta keranya masih dilestarikan hingga sekarang.
Alhasil kayu jati sudah sampai di Demak. Ternyata kayu untuk membuat tiang masih kurang satu. Oleh karena cerdiknya Sunan Kalijaga, sisa-sisa (tatal) kayu yang berserakkan dirangkai menjadi tiang. Hingga saat ini tiang peninggalan Sunan kalijaga tersebut masih ada dan dilestarikan keberadaannya.
silakan menyaksikan kethopraknya.

Pemain:

M. Ravi sebagai tukang kayu

M. Irvan sebagai tukang kayu

M. Gaza sebagai Sunan Kalijaga

Deni Saputra sebagai Sunan Bonang

M. Avin sebagai Kapi Wanara

Didukung oleh pengrawit:

Septian Dwi Cahyo memainkan saron

Bima memegang kendang

M. Tabrizul Farchi memegang kempul dan gong

Mirza Ghulam Ahmad memegang kenong

Andhika Ryo saputra memegang kethuk kempyang

 

Naskah dan sutradara oleh M.Ng. Tri Mulyono Prasetyo, S.Pd., M.Pd.

Penata gerak oleh Sarsiyam S.Pd

Penata rias: Ukhti Filia

Pesindhen: Agus Setyaningsih, S.Pd.

Kameramen: Heri

Edit Video : Kasnu, S.Pd.

Pengarah acara : Imam Sarjono

Penanggung jawab : Maryati, S.Pd.

 

SebelumnyaKarawitan Sakar Laras Sesudahnyahttps://www.youtube.com/watch?v=wm4Vjl5OM9s
SMPN 1 Karangtengah
Jl. Sultan Patah, Buyaran, Kabupaten Demak, Jawa Tengah 59561